Sabtu, 23 Agustus 2014

mau ikut event di luar negeri?

Hallooo, aku mau cerita nih awal aku bisa ikut acara AFLES inii. Asean Future Leader Summit 2014 diadakan tanggal 7-18 Agustus di Malaysia dan Thailand. Acara ini bertujuan agar pemuda-pemudi ASEAN bisa berkembang menjadi penerus masa depan bangsa dan mewujudkan ASEAN Economic Community 2015.



Pertamakali aku tau acara ini dari teman baikkuu, Rindah Jayanti. Makasihh Rindaaah mumumumuu. Saat itu, aku bersama Rindah, dan Deena kebetulan pergi ke kampus untuk meminta surat izin dekan untuk mengikuti event ke Korea. Karena dekan ada urusan di suatu tempat, jadi kami harus menunggu sampai siang untuk mendapatkan suratnya itu.. Bosan menunggu akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke kosan Rindah, mau santai-santai ceritanya~ sesampainya di kosan, Rindah banyak bercerita mengenai event-event ke luar negeri, aku yang kebetulan belum pernah mendaftar acara event di luar negeri sangaat iri mendengar cerita temanku itu :((. Sampailah pembahasan di acara AFLES dan ternyata pendaftaran hari terakhir ya hari iniii. Wah hebohlah kita berdua, ada laptop satu dan tab satu. Nah kebetulan laptop ga ada modemnya huhu, paniklah aku, tetapi rindah dengan baik hatinya mengizinkan handphone nya untuk jadi wifi yeeaaah cintaa deeh.

Mulai lah kami berdua mengisi form via online. Wuuush Denaa 20 menit selesai mengisi form. Hemm.. memang dari dahulu aku paling sulit untuk mengarang dan semacamnya apalagi pakai bahasa Inggris. Karena sudah lama tidak menulis essay menggunakan bahasa Inggris banyak kata-kata yang hurufnya kurang jadi, aku lebih teliti mengisikan form tersebut. Apa kau tahuu pertanyaan formnya sangatt mudah, tetapi aku butuh satu setengah jam untuk membuatnya menjadi bagus untuku. Pertanyaannya mengenai apa organisasi yang pernah diikuti, motivasi mengikuti acara ini, setelah mengikuti acara ini apa yang akan kamu lakukan, kegiatan tradisional apa saja yang bisa kamu lakukan. Mudah bukan? yah tetapi karena sifatku yang mau terlihat baik, aku membuatnya dengan waktu yang lama pula hehe..

Ohya aku mau kasih saran untuk kalian yang mau mengikuti acara summit/kongres dan semacamnya di luar negeri. Pertama kalian harus punya passport, jangan menunda untuk buat passport, "nanti aja deh kalau ada acara ke luar negeri baru buat passport" nah pikiran kayak gini salaah karena kalian akan langsung gagal kalau belum punya passport, setiap acara ke luar selalu meminta kita untuk menuliskan nomer passport kita. Segeralah buat dan ketika ada event ke luar negeri kalian bisa langsung daftar :).

Kedua, untuk bisa diterima di event seperti ini setidaknya kalian harus punya catatan organisasi yang pernah kalian ikuti. Ini menandakan bahwa kalian cukup aktif di kampus kalian. Jika ada yang bilang, "yah aku mah telat ikut organisasi udah semester tua".. heeii kau tau tidak, aku ikut organisasi semester enam loh. Itu semester udah tua banget :(( aku telat sadar bahwa organisasi itu penting bangett untuk networking ke orang-orang hebat, rasa percaya diri, menejemen waktu, mengatur diri juga. Organisasi ga harus BEM atau semacamnya. Kalian bisa ikut perkumpulan yang susunannya kepengurusannya jelas, jadi itu disertakan dalam penulisan form pendaftaran.

Ketiga, baik untuk kalian jika kalian mengikuti kegiatan sosial di lingkungan kalian bisa di kampus atau lingkungan rumah. Orang luar negeri sangat mengapresiasi seseorang yang mengikuti kegiatan sosial seperti itu karena menandakan kalian berjiwa sosial tinggi. Di kampus aku merupakan pengajar di Rumah Belajar Ceria PGSD, itu juga aku baru sadar ternyata ikut kegiatan seperti itu bermanfaat juga bagi daftar riwayat hidupku.. Jadi, segeralah kalian cari kegiatan sosial yang menyenagkan dan bermanfaat untuk kalian dan orang lain :)

Keempat, mulai lah untuk bisa melakukan kegiatan tradisional khas Indonesia, seperti menari tradisional, memainkan alat musik tradisional, dst. Jurusanku Pendidikan Sekolah Dasar memungkinkan ada mata kuliah tari, nah kebetulan kami harus menampilkan tari tradisional saat mata kuliah tari. Dan beruntung, aku bisa melakukan satu tarian tradisional ha ha ha.

Kelima, di form biasanya kita diminta untuk menulisakan hal apa yang akan kamu lakukan setelah kamu mengikuti acara ini. Nah yang harus kamu tulis adalah jawaban sederhana yang bisa kamu wujudkan dengan mudah. Jangan terlalu berangan untuk mewujudkan hal yang terlalu besar yang kamu sendiri belum tentu bisa mewujudkannya.

Apa ada yang tahu Muhammad Assad, penulis buku Notes from Qatar. Nah aku punya trik bagus untuk memudahkan kita menggapai impian kita. USAHA, BERDOA, SEDEKAH

usaha. Nah kalian sudah lihat bukan, usahaku menulis form yang butuh satu setengah jam. Aku sampai berfikir keras bagaimana membuat kalimat dengan bahasa yang bagus.

berdoa. Kebetulan saat mendaftar AFLES beberapa hari kemudiannya bulan Ramadhan datang, aku beribadah dan berdoa keras untuk bisa keterima event di Korea. Sebenarnya event yang benar-benar kuinginkan, yaitu event ke Korea, tetapi Alhamdulillah Allah mengabulkan doaku, memang bukan ke Korea yang aku dapatkan, tetapi Malaysia dan Thailand. Di setiap kejadian ada campur tangan Allah, aku yakin itu :)) Sungguh beruntung bisa mengikuti AFLES dan mendapatkan banyak teman yang menyenangkan disanaaa.

sedekah. Sedekah akan semakin baik jika dilakukan saat kau tidak punya uang dan semakin sedih untuk mengeluarkannya. Sedekah dilihat bukan dari jumlah uang yang mampu kau sedekahkan tetapi berharganya uang tersebut untuk dirimu saat itu. Saat bulan Ramadhan itu perekonomianku memang sedang macet-macetnya, bukber lagi banyaak, kerja privat juga lagi libur karna anak sekolahan pada puasa jadi pada ga les. Pengeluaran banyaak, pemasukan ga ada, sediih :'((. Pas waktu itu aku bertekad untuk sedekah aja dan mengagalkan beberapa acara bukber. Aku sampai berkeluh kesal di dalam hati, ya Allah masa bukber untuk menjalin silaturahmi ke teman-teman lama terhambat gara-gara aku sedekah.. eeeh voilaaa pas aku nyuci tas lama ku nemu uang, hari berikutnya pas aku make jaket lamaku ketemu uangg, hari berikutnya lagi pas mampir ke rumah tanteku, dikasih uaang. Dan kau tauuu total uang yang kuterima 75% dari uang yang sudah ku sumbangkan untuk sedekah!!! MashaAllah. Dan yang lebih bombastis lagi, beberapa hari kemudian aku di sms ambasador AFLES bahwa aku keterima sebagai delegasi gelombang kedua. Padahal sebelumnya aku udah yakin bahwa aku tidak diterima karna saat tanggal 8 Agustus, tidak ada email yang masuk ke email pribadiku. Apa kau tahu, abasador baru meng-sms ku 2 hari sebelum hari penutupan berakhir! Luar biasa bukan hikmah sedekah, mulailah bersedakah kawan :))

QS Al Baqarah ayat 261:
Perumpamaan orang yang menginfakan hartanya dijalan Alah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allahg Maha Luas dan Maha Mengetahui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar