Rabu, 26 Maret 2014

grave of the fireflies

rate: 5 star
Akhirnya nonton juga "Grave Of The Fireflies". Sering lihat covernya tapi belum kesampaian untuk lihat filmnya dan akhirnya. Yaayy~~ Hem filmnya cukup tua tahun 1988. Tapi dari segi gambar masih kereen. Secara semua film dari rumah produksi Studi Ghibli selalu baguuss. Film-film mereka ceritanya selalu sederhana, realistik, indah dan selalu ada pesan moral yang dikandung. Ceritanya sediiih :'(.

Film ini bercerita mengenai Seita dan adiknya yang bernama, Setsuko. Mereka tinggal saat Jepang sedang berperang (world war II). Saat itu, kota mereka sedang diserang pesawat tempur yang melemparkan rudal-rudal api yang membakar kota yang mereka tinggali. Ibu mereka pergi ke tempat pengungsian terlebih dahulu karena Seita harus menimbun bahan makanan yang mereka miliki di halaman rumah mereka, ia ditemani oleh Setsuko. Sesampainya di pengungsian, Seita diberitahu bahwa ibunya terkena rudal sehingga seluruh tubuhnya mengalami luka bakar. Tidak berapa lama kemudian, ibunya pun meninggal. Seita dan Setsuko pergi ke Nishinomiya untuk tinggal bersama bibinya. Mereka tinggal disana tidak lama karena benci perlakuan bibinya.

Kemudian mereka memutuskan untuk pergi dan tinggal di gubuk ditepi sungai. Gubuk yang mereka tinggali tidak memiliki lampu, sehingga Seita dan Setsuko sering menangkap kunang-kunang dan menaruhnya di dalamnya. Seita terus mengirimi surat kepada ayahnya yang bekerja sebagai tentara, tetapi tidak pernah ada balasan darinya. Dari sini di ceritakan perjalanan hidup Seita dan Setsuko yang bertahan hidup sendirian tanpa orang tua akibat kekejaman perang.


Nilai yang saya ambil dari cerita ini, perang hanya membuat rakyat menderita, mulailah berbagi kepada sesama, jangan pernah mengeluh dan hiduplah sebaik-baiknya :) .

Kekejaman perang dalam film ini tidak diperlihatkan dalam bentuk aksi-aksi brutal atau pun adegan tembak menembak, tetapi diperlihatkan dengan kehidupan manusianya yang menjadi sengsara akibat adanya perang. Perang hanya membuat manusia sengsara, dari pihak yang menang atau pun dari pihak yang kalah. Tidak ada yang namanya kebahagiaan setelah perang berakhir. Semua manusia mengalami kerugian. semoga di kedepan harinya, tidak ada lagi perang di dunia ini. Hidup damai dan semua orang berbahagia..

Dari film ini akhirnya saya menemukan salah satu tujuan hidup saya, semoga suatu saat nanti saya bisa membangun sekolah dan panti asuhan untuk menampung anak-anak seperti mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar